Pemindahan Ibukota Akan “Dibanjiri” Tuntutan Daerah-Daerah

Oleh: Dr. Ahmad Yani ( Mantan Anggota Komisi III DPR RI, Dosen Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mu...


Oleh: Dr. Ahmad Yani
(Mantan Anggota Komisi III DPR RI, Dosen Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta)


Saya mengamati Isu Pemindahan Ibukota akan menjadi “bara api” baru bagi perlawanan Rakyat. Orang Jakarta (betawi) mulai menuntut konpensasi atas tanah yang ditempati menjadi ibukota selama 74 Tahun. Ada lagi yang ingin otonomi khusus, bahwa Jakarta tidak boleh dipimpin oleh orang yang bukan betawi. Tuntutan ini bisa bertambah, hingga merembet pada hal-hal lain. Pemindahan Ibukota kini benar-benar menjadi “api” yang akan siap “menghanguskan” semangat persatuan Indonesia.

Sepertinya tuntutan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) yang berdiri di Padang Sumatera Barat tahun 1949 tidak terlalu berbahaya, karena hanya menuntut otonomi khusus dan perhatian pemerintah terhadap daerah di luar Jawa.

Berbeda dengan PRRI, reaksi keras masyarakat terhadap pemindahan Ibukota bisa memicu disintegrasi. Rasa ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah, hingga kesulitan ekonomi bersatu padu menjadi “tsunami tuntutan” yang bisa muncul bak air bah yang menghantam keutuhan NKRI.

Beberapa daerah mengalami kecemburuan terhadap sikap dan tindakan pemerintah. Orang-orang Sumatera juga merasa bahwa daerahnya sangat layak menjadi ibukota. Sementara di Papua tuntutan merdeka semakin menggema, bahkan sudah 1,8 juta jiwa menandatangani refendum yang telah di bawa ke PBB pada Januari 2019.

Kekacauan Papua masih belum teratasi sepenuhnya, demonstrasi masih bergejolak di sana, pemerintah hanya sibuk mengurus wacana pemindahan Ibukota. Disebut wacana, karena kajian tentang pemindahan Ibukota belum terlihat secara detail dan holistik.

Dengan bermodalkan power point beberapa lembar, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) meyakinkan masyarakat akan keseriusan wacana pemindahan Ibukota. Beredar lagi sebuah gambar yang memperlihatkan “dugaan plagiasi” dari atas infografis dari negara lain. Mengutip Prof. Emil Salim Bappenas tega memberikan kajian yang keliru cara itu. “Kenapa BAPPENAS tega berbuat seperti itu? Saya sedih sekali mendengarnya. Kasihan Presiden yang memikul beban seperti itu”. Reaksi Emil Salim ini muncul ketika power point disebarkan oleh Bappenas dan itu memang memalukan.

Kalau dilihat dari kesiapan, pemindahan Ibukota ini hanya sebatas wacana yang menguras energi bangsa. Saya juga curiga jangan-jangan keributan, melempar wacana dan semacamnya, memunculkan keributan di Masyarakat menjadi salah satu program pemerintah. Karena setiap hari masyarakat disibukkan dengan wacana pemindahan ibukota yang belum tentu terjadi.

Dari segi hukum sedikitnya 7 (tujuh) UU yang harus diubah. Regulasi terrsebut diantaranya adalah Undang-Undang nomor 29 tahun 2007 tentang DKI Jakarta sebagai ibu kota, UU Pemda, UU tentang pengadaan tanah untuk ibu kota, UU pengadaan tanah untuk kawasan strategis, UU tata ruang, dan UU tentang lingkungan. Tidak menutup kemungkinan dibuatkan regulasi baru. Bisa jadi regulasi baru itu lebih dari satu. Artinya syarat pemindahan ibukota dari segi aturan hukum belum terpenuhi.

Menelusuri filosofi ibukota, maka Jakarta adalah kota yang tidak tergantikan untuk sebuah Ibukota. Sebab sejarah panjang bangsa Indonesia telah dirumuskan di jakarta oleh para founding father bangsa ini. Di Jakarta, lahirnya tekad bulat Pemuda Indonesia yaitu Sumpah Pemuda Indonesia, lebih lanjut Perumusan Falsafah bernegara dan berbangsa Di Jakarta, serta dibacakan proklamasi kemerdekaan, di Jakarta diputuskan NKRI, dan semua sejarah kolonialisme itu berpusat di jakarta.

Maka Sudah sewajarnya jakarta menjadi ibukota negara dan tetap menjadi ibukota negara. Kalau misalnya pemerintah ingin pemerataan pembangunan dan membangun ibukota baru, maka ia ibukota sebagai pusat bisnis. Tidak mungkin pemindahan ibukota dari jakarta ke Kalimantan dengan membangun yang baru, menyusun ulang sejarah baru, peradaban baru, budaya ibukota baru dan lain sebagainya.

Contohnya Amerika Serikat yang memiliki dua ibukota kembar. New York menjadi pusat bisnis, sementara Washington DC menjadi ibukota administrasi pemerintahan sekaligus budaya dan sejarah bangsa Amerika. Sementara wacana pemindahan Ibukota Indonesia ini kelihatan tidak jelas, bahkan pemindahan ini seperti pemindahan total, mulai dari pemerintahan, budaya, dan sejarah perjuangan bangsa Indonesia akan dibawa ke Kalimantan, dan Jakarta ditinggalkan menjadi kota bersejarah yang mati karena ditinggal.

Saya mencurigai ada segelintir orang yang ingin mengubur sejarah bangsa Indonesia dan menggantinya dengan sejarah bangsa lain yang lebih baru sehingga jati diri bangsa Indonesia hilang dan negara ini akan dikendalikan oleh golongan bangsa lain. Saya menduga itu terjadi, karena akar sejarah dan museum perjuangan bangsa Indonesia akan dibentuk ulang sehingga sejarah itu tisak otentik lagi, dan disitulah penjajah mengisi sejarah kita. Dari segi sejarah dan budaya ini berbahaya.

Kalau kita melihat dari segi pertahanan, maka ibukota baru itu sangat rentan dari berbagai gangguan keamanan dari luar. Harus disadari bahwa ibukota itu adalah benteng terakhir pertahanan bangsa, dalam perang kalau ibukota jatuh maka negara telah diduduki. Melihat kondisi geografis Kalimantan yang berbatasan Langsung dengan Malaysia dan dekat dengan Singapura akan menjadi masalah tersendiri bagi keamanan negara. Apabila ibukota saja tidak aman, maka negara juga selamanya tidak aman.

Kalau kita telusuri lagi dalam Anggaran yang direncanakan oleh pemerintah senilai 447 Triliun untuk biaya pembangunan ibukota baru. Dalam anggaran belanja negara yang diusulkan oleh pemerintah kemarin, tidak terdapat anggaran untuk pembangunan ibukota. Terverifikasi bahwa pemindahan ibukota masih wacana belaka.

Alasan pemerintah ingin memindahkan ibukota Jakarta ke Kalimantan hanya karena ingin adanya pemerataan pembangunan dan penyebaran penduduk yang selama ini telah terkonsentrasi di Jawa. Seharusnya alasan tersebut tidak muncul sebab, kalau ibukota dipindahkan ke Kalimantan daerah-daerah lain bisa menuntut juga hal yang sama atas alasan pemerataan pembangunan.

Pemerataan pembangunan tidak perlu untuk memindahkan ibukota, karena pemerataan pembangunan itu adalah kewajiban pemerintah yang diamanatkan oleh konstitusi, yaitu mewujudkan kesejahteraan umum. Berarti rakyat indonesia secara umum harus mendapatkan perlakuan yang sama dalam hal pembangunan. Sebenarnya menggunakan alasan pemerataan dalam pemindahan ibukota, memperkuat dugaan bahwa pemerintah tidak serius untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Artinya ia gagal mewujudkan itu, lalu mencari cara untuk menyelamatkan kegagalan itu dengan “mengkambinghitamkan” pulau Jawa.

Memang dari segi wilayah geografis memang kalimantan merupakan wilayah yang berada ditengah. Tentu itu sangat strategis untuk menjadi ibukota, namun pemerintah tidak pernah mau melibatkan tokoh-tokoh baik yang kritik maupun yang mendukung untuk sama-sama membuat kajian dan penelitian tentang pemindahan ibukota tersebut.

Seakan-akan rencana pemindahan ibukota hanyalah rencana segelintir orang. Akhirnya, karena kurangnya kajian dan pembahasan yang secara menyeluruh, Isu Pemindahan Ibukota ini menjadi salah satu penyumbang keributan baru dalam masyarakat.

Apabila pemindahan ibukota ini tidak serius dan hanya untuk memainkan citra dan mengulangi hebohnya tentang mobil esemka, saya menyarankan untuk menghentikannya. Sebab Bisa saja beberapa hari kedepan akan ada tuntutan Jakarta atau semacamnya, dan itu akan menambah masalah baru.

Ingat, sampai hari ini papua masih bergejolak, Sumatera juga masih belum terima, Jakarta Sudah mulai menuntut, maka yang akan terjadi adalah perpecahan dan saling menuntut, bahkan bisa berujung mengambil sikap untuk memisahkan diri.

Pemerintah wajib memeriksa diri, bagaimana keadaan ekonomi rakyat diberbagai daerah, bagaimana kondisi sosial masyarakat pasca pilpres 2019.

Jangan sampai pemerintah sibuk mengurusi wacana tetapi mengabaikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Kalau itu terjadi akumulasi kekecewaan akan melahirkan letupan keras perlawanan masyarakat.

Semoga apa yang saya sampaikan ini kan menjadi bahan evaluasi diri kita khususnya lemerintah yang berkuasa. Dan semoga tidak akan terjadi hal-hal yang memecahkan persatuan dan kesatuan kita. NKRI adalah hasil kesepakatan bangsa Indonesia setelah diusulkan oleh M. Natsir (Masyumi).

Jadi tugas kita menjaga NKRI ini dan menjaga Pancasila supaya tetap menjadi perekat bagi bangsa Indonesia sampai kiamat yang akan datang. (Red)
Nama

100 hari kerja,1,14 hari belajar di rumah,1,14 hari libur sekolah,3,7 Inisiatif Udara Bersih Jakata,1,abdullah hehamahua,1,Abu Nawas,2,adamas belva syah devara,2,Ade Armando,3,Agus Lennon,1,Ahimsa,1,ahli distribusi pangan,2,ahli hidrologi,2,ahli pangan,1,ahmad supari,1,Ahmad Yani,1,Ahok,4,air hujan,1,air putih,1,aisyah istri rasulullah,2,aksi cepat tanggap (act_ jakarta care line,1,aktivis,2,Aktivis Mahasiswa 1977-1978,1,Aktual,926,akuntabilitas penanganan covid-19,1,al ghazali,3,Al-Ghazali,1,alat pelindung diri (apd),4,aldi m alizar,1,ali bin abi thalib,2,alienasi,1,alissa wahid,4,Alumni UGM,2,amalan rasulullah,2,amerika serikat,2,amin rais,1,anak,1,anak buah kapal (abk),1,Anak yatim,2,ananta damarjati,9,anatasia wahyudi,41,andi taufan garuda putra,2,Angkringan,12,angkutan publik,1,Anies Baswedan,144,Anugerah Jurnalistik,1,apbn,4,aplikasi,1,aplikasi ruangguru,1,Artikel,27,Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI),1,asyariyyah,1,Atta Halilintar,2,Awalil Rizky,45,Babay Parid Wazdi,2,bada kupat,1,Badan Amil Zakat Nasional (Baznas),3,badan pembina ideologi pancasila (bpip),2,badan penyelenggara jaminan sosial (bpjs) kesehatan,1,Badan Usaha Milik Negara (BUMN),4,bahrul ulum,1,Balai Bahasa Jawa Tengah,1,bambang soesatyo,1,bandara halim perdanakusuma,1,bandit,1,banjir,13,banjir demak,1,banjir jakarta,6,banjir surabaya,1,Bank DKI,1,bank dki jakarta,3,bank indonesia,2,Bank Sampah,1,Banser,1,bantuan sosial (bansos),6,Barisan Jabar,1,Barisan Jateng,39,Barisan Jatim,3,Barisan Jogja,7,barisan kalimantan,1,Barisan News,1,barisan nusantaa,3,Barisan Nusantara,12,barisan nusantara muda menanam,2,barisan nusantara solo,1,Basket,1,batik semarang 16,1,Baznas (Bazis) DKI Jakarta,9,bekerja di rumah,3,belajar bahasa inggris,1,belajar dari rumah,1,belajar di rumah,1,beta wijaya,8,Betawi,4,bhima yudistira,1,binahong,1,Bioskop Rakyat,1,BJ Habibie,6,buah,1,Budaya,16,buku,1,bulan syaban,2,Bundaran HI,1,bus akap,1,bus feeder semarang,1,busthomi rifai,5,buya hamka,1,buya yahya,1,Buzzer,7,cabai,1,Cak Nun,2,calon presiden 2020,1,capres 2024,2,Car Free Day (CFD),1,cebong,1,Cerpen,1,Cheng Ho,1,choi pan goreng,1,Christmas Carol,1,cibubur,1,cipete selatan,1,City 4.0,1,covid-19,102,CPNS,1,cuaca ekstream,1,cuci tangan,1,cukong partai,1,current account,1,daerah,93,dana haji,2,danarto,1,darurat sipil,1,das serayu,1,daun sirih,1,demak,1,Demonstrasi,2,denny ja,1,Denny Siregar,2,Dewan Kesenian,3,dewan kesenian jakarta,1,Dewan Kesenian Semarang,1,dewan masjid indonesia,1,Dewan Pengupahan,1,dewan perwakilan daerah (dpd),1,dialektika,1,dinas bina marga,1,dinas kebudayaan,1,dinas pendidikan,1,dinas sosial,1,Disabilitas,1,Disertasi,2,disinfeksi,2,disinfektan,4,diskusi online,1,ditjen pendidikan islam,1,Djarum Foundation,1,dki jakarta,17,Doa,4,dokter,1,donald trump,1,dongeng utang,3,dprd dki jakarta,3,DPRD Jateng,1,dprd kota semarang,1,dr. sutrisno muslimin,3,drone,1,dua siklon tropis,1,E-Commerce,1,e-ktp,1,Edhie Prayitno Ige,1,Eko Tunas,5,ekonom jalanan,2,Ekonomi,62,ekonomi syariah,1,Entertainment,11,Esai,4,esensialisme,1,Fachrul Razi,2,fadjroel rachman,1,fakta,1,family farming,1,farid gaban,1,farouk abdullah alwyni,3,fasisme,1,fatimah,1,Felix Siau,1,Feminisme,1,Festival Teater,2,Film,4,Film The Santri,4,Filsafat,3,filsafat pendidikan,5,filsafat pendidikan islam,1,Flora dan Fauna 2019,1,flu,1,food station,1,forkompimko jakarta timur,1,formula e,1,forum honores kategori 2 indonesia (fhk21) pegawai honorer,1,Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB),1,foto,13,fraksi pkb,1,Freeport,1,Front Pembela Islam (FPI),3,gamelan,1,Ganjar Pranowo,1,gaya hidup,8,Geisz Chalifah,13,gender,1,generasi milenial,1,Gerakan Ansor Peduli,1,gerakan nasional pengawal ulama,1,gerakan persaudaraan muslim indonesia (gpmi),1,gerakan turun tangan,2,Gereja di Karimun,1,Gereja Katolik Santo Joseph,1,gerhana matahari,1,gerhana matahari cincin,1,germas berkat,1,gojek,1,gopay,1,gosok gigi,1,Gowes,2,Gowes Bareng Anies,2,GP Ansor,4,grab,1,gubernur dki jakarta,1,gugus tugas covid-19,1,Gundala,1,gunung merapi,1,guru,3,guru ngaji,1,gus baha,1,Gus Dur,5,Gus Mus,1,Gus Muwafiq,1,gus sholah,1,gus windu el hasmary,1,gusdurian,2,Habib Luthfi bin Yahya,1,hadits,3,haji,3,hand sanitizer,1,Hari Antikorupsi,1,hari buku nasional,1,hari buruh,1,hari lahir pancasila,1,hari peduli sampah nasional,1,hari pendidikan nasional (hardiknas),1,Hari Pohon Sedunia,1,hari puisi nasional,1,hari raya idul fitri,2,hari raya nyepi,1,Hasta Brata,1,herbal,3,Hersubeno Arief,39,hidrologi,2,hidroteknik,1,hidung pesek,1,hidup sehat,1,Hikmah,23,himpunan mahasiswa islam,5,Himpunan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini (HIMPAUDI),1,hindu tamil,1,hmi,5,Hoax,6,hodrometeorologi,1,Honorable Mention dari Komite Sustainable Award (STA),1,hotel grand cempaka,1,hujan,1,hujan malam malam,1,Hukum,9,hukum zakat,1,Humor,7,humor gus dur,1,ibadah haji,1,ibu,1,ibu hami,1,Ibu Kota,1,idul fitri,3,ihya ulumuddin,1,Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI),1,ikatan doketer indonesia (idi),3,ikatan sarjana nahdlatul ulama (isnu),1,iklan,1,imam al ghazali,1,imunitas,1,inalum,1,indo barometer,1,indobarometer,1,Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019,1,industri,1,industri pengolahan,1,Info Pangan Murah September 2019,1,infografis,27,Informasi,19,Inspiratif,13,Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),1,Institut Harkat Negeri,2,institut harkat negeri (ihn),1,Institut Media Sosial dan Diplomasi,1,Institut Teknologi Bandung (ITB),1,internasional,6,Internasional Book Fair (IIBF),1,investasi,1,ir soekarno,1,iran,1,istri,1,Iwan Samariansyah,1,jahe,1,Jakarta Aman,1,jakarta banjir,7,jakarta lockdown,1,jakarta macet,1,Jakarta Muharam Festival,6,jakarta pusat,1,jakarta ramah sepeda,1,jakarta tanggap darurat bencana,2,jakarta timur,1,jakarta tourism forum (jtf),4,Jakarta Urban Kampung Conference 2019,1,Jakbee,1,jakpreneur,1,jamaah tabligh,2,jamu,1,jamus kalimasada,1,Jantu Sukmaningtyas,3,jaringan gusdurian,4,Jawa,2,Joker,1,joko pekik,1,Jokowi,49,Jurnalistik,1,Kabinet Indonesia Maju,4,Kampus,6,kandank warak,2,kapitalisme,1,karl marx,1,Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU),2,Kartu Jakarta Pintar (KJP),1,kartu prakerja,2,kartu sembako,1,kawasan monas,2,kawasan perkotaan,1,kearifan lokal,1,Kebakaran,6,kebangkrutan negara,1,kebersihan,1,kebudayaan,2,kecerdasan,1,kekerasan anak,1,kelana siwi,1,kelenteng ancol,1,keluarga,3,kemacetan,2,Kementerian Agama,4,kementerian keuangan,1,kementerian luar negei (kemenlu) ri,1,kementerian pendidikan dan kebudayaan,3,kementerian pupr,1,kementerian riset dan teknologi (kemenristek),1,kementrian agama,1,Kemiskinan,2,Kepemimpinan,1,kepiting saos padang,1,kepulauan seribu,3,Keraton Agung Sejagat,1,Kesehatan,22,kesehatan gigi,1,kesejahteraan penduduk,1,Kesenian,8,ketahanan pangan,5,ketua mpr ri,1,ketupat,1,keuangan,1,kh hasyim asyari,1,kh sholahuddin wahid,1,kh. ahmad dahlan,1,KH. Hasyim Asyari,1,KH. Maimun Zubair,1,KH. Maruf Amin,1,Khazanah,38,Khilafah,1,khoirul hidayat,1,ki ageng selo,1,Kisah,11,kisah suskses,1,kolang kaling,1,Kolom,292,Kolonel Hendi Suhendi,1,Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia,1,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),7,Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI),2,Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI),1,Komunikonten,2,Komunitas Film,1,Komunitas Kaligawe,1,komunitas sepeda,1,kongres hmi ke XXXII,1,kongres umat islam,1,koperasi,1,korea utara,1,Korupsi,4,koruptor,1,krisis ekonomi,4,krisis indonesia,2,ktp elektronik,1,Kue,2,kuliah daring,2,Kuliner,9,Lampion,1,lazisnu jateng,1,lebaran,1,Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah (LAZIS),2,Lenong Betawi,1,lepat,1,lesbumi,1,lesbumi nu grobogan,1,libur sekolah,1,Lifestyle,60,limbah,1,Lingkungan Hidup,13,Literasi,3,Literasi Media,1,lockdown,12,logika,1,Lomba Baca Puisi,2,lombok,1,lpmk banjardowo,1,lpmk semarang,1,luhut pandjaitan,3,lukisan,1,Lukman Hakim Hasan,6,lukman wibowo,2,Lukni An Nairi,7,mafia minyak,1,Mahasiswa,9,Mahatma Gandhi,1,mahfud md,3,majelis nasional kahmi,1,majelis taklim bahrul ulum,1,Majelis Ulama Indonesia (MUI),6,Makanan,4,malam nisfu syaban,2,Malam Tahun Baru,1,malang,1,maneken,1,Mardigu Wowiek,1,marhaban ya ramadan 2020,1,Masjid,4,masjid agung sunda kelapa,1,masjid cut meutia,1,masker,4,matematika,1,may day,1,Media Sosial,7,megawati,1,melati air,1,meme,1,Menteri Agama,1,menteri kesehatan,1,menteri keungan,2,menteri koperasi dan ukm,1,merapi,1,merapi erupsi,1,milad hmi ke-73,2,milenial,2,mimbar virtual,5,mitigasi bencana,1,Mobil Esemka,1,Mobil Listrik,1,moda raya terpadu (mrt),1,moderasi agama,1,monas,2,moral hazard,1,muda melawan semarang,1,mudik,2,muhammad chozin,4,muhammad iqbal,1,Muhammad Natsir,1,muhammad said didu,4,Muhammad Syahrur,1,muhammadiyah,3,Muharram,6,Muktamar ke-34 NU,1,multikultural,1,Museum,1,Musik,3,Musik Klasik,2,musik religi,1,Muslim United,1,mw kahmi,1,nabi musa,1,Nadiem Makarim,4,Nadirsyah Hosen,1,Nahdlatul Ulama (NU),7,najwa shihab,2,nana akufo addo,1,nasi goreng,1,nasional,101,nasionalisme,1,Natal,1,nelson mandela,1,Neraca Pembayaran Indonesia (NPI),1,neraca transaksi berjalan,1,new normal,14,News,573,ngabuburit,1,ngehits,3,ngopi,1,ningsih tinampi,1,nissa sabyan,2,nitizen,1,novel baswedan,4,nu kota semarang,2,nu peduli covid-19,1,nurfadilah,1,nuzulul quran,1,nyadran,1,ojek online,2,Olah raga,3,oligarki,1,oligarki ekonomi,1,oligarki politik,1,omnibus law,2,Opini,88,orang orang maneken,1,organisasi kesehatan dunia (who),1,ott kpk,1,pagar nusa,1,paguyuban pedagang warteg,1,Pajak,1,pancasila,2,pandemi covid-19,10,Panel Surya,1,panembahan reso,1,pangan,4,panglima komando operasi pemulihan keamanan dan ketertiban,1,pantai tugulufa,1,Papua,7,parenting,2,partai amanat nasional (PAN),1,partai demokrasi indonesia perjuangan (pdip),5,Partai Gerindra,3,partai kebangkitan bangsa,4,Partai Nasdem,1,Partai Persantuan Pembangunan,1,partai politik,2,Partai Solidaritas Indonesia (PSI),1,paru-paru,1,pasar kaget,1,PD Dharma Jaya,2,Peci,1,Pedagang Kaki Lima (PKL),1,pegawai negeri,1,pekerja seni,2,pelajar jakarta,1,Pelantikan Presiden,1,pelayanan publik,1,pemakaman jenazah covid-19,2,pemakzulan presiden,1,pembatasan kegiatan masyarakat (pkm),1,pembatasan sosial berskala besar (psbb),16,pemilu 2024,1,pemimpin profetik,1,pemkot jakarta barat,1,Pemprov DKI Jakarta,5,pemuda pancasila,1,pemutusan hubungan kerja (phk),2,pendapatan negara,1,Pendidikan,51,pendidikan agama islam,1,Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),6,pendidikan esensialisme,1,pendidikan islam,1,pendidikan progresivisme,2,pendidikan seks,1,pendidikan sosialis,1,pendidikan usia dini,1,pendidikan virtual,1,penggali kubur,1,pengganguran dki jakarta,1,pengobatan alternatif,1,penguasa politik,1,penimbun masker,1,penimbun masker di tangkap,1,penyakit hati,1,penyakit masyarakat,1,pepatah jawa,1,perbankan,3,perhutani,1,perizinan,1,perkiraan cuaca,1,perpustakaan,2,persaudaraan alumni 212,1,pertamina,1,pertumbuhan ekonomi,2,perumda pasar jaya,1,petruk,1,petruk dadi ratu,1,physical distancing,1,pilkades kendal,1,pilwakot semarang,2,piter abdullah,1,pkb kota semarang,11,pkk,1,planetarium jakarta,1,polda jateng,1,Poligami,1,Polisi,3,Politik,27,polri,1,pondok modern gontor,1,pondok modern tazakka,1,Pondok Pesantren,6,pondok pesantren al fatah temboro,1,Pondok Pesantren Sidogiri,1,Pop Culture,1,portofolio,1,posko nu peduli,1,posko tanggap darurat,1,Prabowo Subianto,4,Prank,1,Prasidatama,1,Presiden,2,presiden ghana,1,presiden xi jinping,1,prie gs,1,pro demokrasi (prodem),1,produk domestik bruto (PDB),1,Prof. Dr. Aliyah Alganis Rasyid Baswedan,1,program padat karya tunai,2,psikologi,1,pt food station tjipinang jaya,1,PT Jiwasraya,4,pt pembangunan jaya ancol,1,puan nusantara,3,puasa,7,puasa ramadan,2,Puisi,27,puji hartoyo,1,pulang kampung,1,pulau jawa,1,punakawan,1,purbalingga,1,puskesmas,1,putri nur wijayanti,20,Quotes,1,quraish shihab,1,ra kartini,1,Radikal Islam,1,Raja Keraton Agung Sejagat,1,rak buku,1,ramadan,9,rapid test,1,rasio defesit apbn,1,rasio utang,2,Redaksi,2,refly harun,1,reformasi,3,Reklamasi,2,relawan gugus tugas covid-19,3,Resep Masakan,1,Resesi,9,resesi ekonomi,1,restoran,1,Reuni 212,4,revitalisasi kawasan monas,1,revitalisasi tim,1,revolusi,1,revolusi sosial,1,rindu biru,1,risma,1,riza patria,3,rob,1,Rocky Gerung,4,rofandi hartanto,4,Rokok,1,roni hidayat,1,rptra krendang,1,Ruang Baca Jakarta,1,Ruang Ketiga Jakarta,1,Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA),1,ruangguru,2,rumah buku,1,rumah sakit darurat corona virus,1,ruu haluan ideologi pancasila (hip),1,saat suharto,1,saat suharto amjad,1,sajak sekolah,1,salman dianda anwar,4,Sam Po Kong,1,samin surasentika,1,Sampah,4,santiga seafood,1,Santri,3,sarah keihl,1,Sastra,26,sate kuah pontianak,1,satpol pp,2,satu dekade gus dur,1,Sayembara Desain,1,sekolah,2,Sekolah Aman Asap,1,sekolah menengah kejuruan (smk),1,sekolah online,1,selempang wisuda,1,semarang hebat sodri,1,sembako,4,seni,3,seniman,3,Sepak Bola,1,Septic Tank,1,Sertifikat Tanah,1,shalat idul fitri,2,sigit dwi saputro,2,silaturahim virtual,1,silaturahmi digital,1,simpul indonesia,1,Singapore Institute of Planners (SIP) Awards 2019,1,Singkong,1,siti khadijah,3,skripsi,1,smait insan cendekia madani,1,smp bakti mulya 400,1,social distancing,1,Soeharto,1,solidaritas,1,Sosok,3,Sri Bintang Pamungkas,1,sri mulyani,8,stay at home,2,sudirman said,1,Sumpah Pemuda,1,Sunan Kalijaga,2,surat izin keluar masuk (sikm),2,surat utang,2,suryadi nomi,4,Susilo Bambang Yudhoyono,1,susu,1,syahrul efendi dasopang,1,syakir daulay,1,syekh abdul qadir al jilani,1,syiah,1,Tafsir,3,tahu gejrot,1,Tahun Baru Islam,1,taipan,1,Taman Impian Jaya Ancol,5,tamsil linrung,2,tan malaka,1,tanaman,1,tandon beras,1,tarekat cinta,1,Tari,2,Tasawuf,2,tatak ujiyati,39,teater,2,teater anak,1,teha edy djohar,1,Teknologi,3,telekomunikasi,1,tenaga medis,2,tendensi kesenian,1,Tentara Nasional Indonesia (TNI),1,terminal rawamangun,1,teten masduki,1,The Wall Steet Journal,1,tim,1,tim gubernur untuk percepatan pembangunan (tgupp),1,tim transisi,1,tiongkok,1,tips,1,tito karnavian,1,tki,1,togel,3,togel semarang,2,Tony Rosyid,33,Toto Santoso,1,toxic parent,1,trans jakarta,1,transaksi berjalan,2,transformasi fpi,1,transportasi,2,tsunami,1,Tumenggung Purbonagoro,1,Tumenggung Purbonegoro,1,tunjangan hari raya (thr),1,Turun Tangan,7,tvri,1,ubedilah badrun,4,uin walisongo semarang,1,ujian nasional (un),3,ular,1,ular sanca,1,umar bin khattab,1,umkm,1,Umroh,1,universitas al azhar mesir,1,Universitas Gajah Mada (UGM),2,Universitas Islam Indonesia (UII),1,universitas jenderal soedirman (unsoed) purwokerto,1,Universitas Suryakancana,1,universitas trunojoyo madura,3,update covid-19,25,urban farming,2,urbanisasi,1,usaha,1,usaha mikro kecil (umk),1,usaha mikro kecil menengah (umkm),7,Ustadz Abdul Somad,1,utang indonesia,1,Utang Luar Negeri Indonesia,3,uu karantina kesehatan,1,ventilator pasien covid-19,1,video,33,virus corona,50,Wakaf,1,Wakaf Produktif,1,wakil gubernud dki jakarta,1,walikota jakarta,1,walikota semarang,1,walkot farm,1,waluyo suryadi,1,Warak Semarang,1,Warak University,4,wardjito soeharso,1,warung kopi,1,wasiat allah,1,Wayang,5,wayang sadat,1,wedang ronde,1,whatshapp,1,wildan syukri niam,10,Wiranto,5,Wisata,8,Wisata Semarang,1,wisma atlet,2,wisuda online,1,work form home,2,ws rendra,2,Yaman,1,yanto,3,yanto phd,6,Youtube,5,yudian wahyudi,2,yusdi usman,3,zakat,2,zakat fitrah,2,zakat uang,1,zeng wei jian,1,Zodiak,1,Zuhud,2,Zulkifli Hasan,1,
ltr
item
Media Jaringan Nasional - Jarnas.id: Pemindahan Ibukota Akan “Dibanjiri” Tuntutan Daerah-Daerah
Pemindahan Ibukota Akan “Dibanjiri” Tuntutan Daerah-Daerah
https://1.bp.blogspot.com/-QZRfvOTA1BU/XWywrFs2XxI/AAAAAAAAAEM/9bteGaNyMYgw2YBCgjnLKhJuy5l-ofORwCLcBGAs/s200/Dr.%2BAhmad%2BYani.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-QZRfvOTA1BU/XWywrFs2XxI/AAAAAAAAAEM/9bteGaNyMYgw2YBCgjnLKhJuy5l-ofORwCLcBGAs/s72-c/Dr.%2BAhmad%2BYani.jpg
Media Jaringan Nasional - Jarnas.id
https://www.jarnas.id/2019/09/pemindahan-ibukota-akan-dibanjiri.html
https://www.jarnas.id/
https://www.jarnas.id/
https://www.jarnas.id/2019/09/pemindahan-ibukota-akan-dibanjiri.html
true
5480613612464417000
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy