Mengetahui Asal-Usul Suku Samin atau Saminisme

Dari mana sebenarnya Kiai Samin Surasentika mendapatkan kitab yang berisi pokok ajarannya?

Samin


Oleh: Martin Moethadien SM



Barisannews.com - Dari mana sebenarnya Kiai Samin Surasentika mendapatkan kitab yang berisi pokok ajarannya? Warga Samin di Tapelan, dalam wawancara dengan Profesor Suripan, menyatakan percaya Ki Samin mengarang sendiri kelima buku Layang Jamus Kalimasada [1]. Selain Layang Punjer Kawitan, empat buku yang lain ialah Serat Pikukuh Kasajatèn, Serat Uri-uri Pambudi, Serat Jati Sawit, dan Serat Lampahing Urip.[2]


Akan tetapi, tradisi lisan di Tapelan dikutipnya juga menyuguhkan cerita rakyat berikut:

“Samin Surå(se)ntikå suka sekali bersemadi di tempat sepi atau di tempat yang dianggap keramat. Pada waktu sedang bersemadi, ia menerima wangsit[3]. Wahyu tersebut berisi anjuran agar ia segera mencari buku kuno. Buku tersebut masih terpendam di tanah dekat tempat semadinya.”

“Samin Surå(se)ntikå segera bangun dari semadi. Ia mematuhi anjuran wangsit. Benar apa yang dikatakan wahyu itu. Buku tersebut tersimpan di gundukan tanah rumah anai-anai. Dengan tanpa pikir panjang lagi, buku kuno itu diambilnya. Ke mana saja ia pergi, buku kuno itu selalu dibawanya.”

“Buku kuno itulah yang bernama Layang Jamus Kalimåsådå. Buku ini pernah dimiliki oleh Prabu Puntådéwå[4]. Isi buku inilah yang kini dijadikan pedoman hidup warga Samin sampai sekarang.”[5]

Cerita rakyat ini rupanya sampai juga ke telinga peneliti Saminisme. J. Bijleveld, misalnya, merekamnya sebagai berikut:

“Samin was standing inadvertently in front of a high mountain, solely thinking about the Supreme Being. It was absolutely quite while Samin was beseeching the Supreme Being to bless humanity. Suddenly a kitab –a book– was dropped in front of him containing rules for the salvation of mankind. Samin read the book and became very happy and went to the town of Tjaringén.”[6]

(Samin berdiri tenang di depan gunung tinggi, diam berpikir tentang Yang Maha Agung. Begitu tekun Samin memohon kepada Yang Maha Kuasa agar memberkati manusia. Mendadak satu kitab jatuh di depannya berisikan pedoman penyelamatan umat manusia. Samin membaca buku itu dan menjadi begitu gembira dan pergi ke kota Caringin.)

Anehnya, Bijleveld juga menulis bahwa “… his grandfather and his ancestors already had held the religious beliefs preached by him…”[7] (… kakeknya dan nenek moyangnya sudah memeluk kepercayaan agama yang dianutnya…).

Kitab itu jatuh begitu saja dari langit? Kakeknya dan nenek moyangnya sudah memeluk agama yang dianutnya? Ki Samin menulis sendiri buku pedoman ajarannya? Pergi ke Caringin? Di mana Caringin itu?

Kata “nenek moyang” semestinya lebih didekatkan dengan “kakek”. Dengan demikian, “nenek moyang” yang dimaksud Ki Samin itu masih relatif dekat. Apalagi, silsilah dalam Layang Punjer Kawitan lebih menekankan adipati, raja, dan wali di Jåwå. Karena itu, sangat boleh jadi, yang dimaksudnya dengan “nenek moyang” itu tidak lain adalah para pendiri kerajaan Demak dan Mataram. Dengan kata lain, Ki Samin hanyalah menulis kembali “kitab” lama, entah itu yang ditulis oleh Sultan Agung –bisa saja serat Sastrå Gendhing– atau mungkin silsilah yang disusun kembali oleh R.M.Ng. Rånggåwarsitå.

Bahkan, dalam Serat Uri-uri Pambudi, Ki Samin menulis anjuran “… sartå mangertos dhateng tembung kawi punikå kasaged anggampilaken pangertosan anggènipun remen maos buku karanganipun pårå linangkung ing jaman kinå” (serta mengerti kata bahasa Kawi agar dapat memudahkan pemahaman saat membaca buku karangan orang cerdik pandai pada zaman dulu).[8]

Ajakan ini dilanjutkan dengan contoh “upaminipun kados déné serat punikå utawi Wédhåtåmå kawedar” (misalnya seperti buku yang saya baca ini atau Wédhåtåmå yang diuraikan).[9] Serat Wédhåtåmå ditulis oleh Kanjeng Gusti Pangéran Aryå Adipati (K.G.P.A.A.) Mangkunegårå IV.[10]

Ada juga kalimat nasihat agar orang “mangertos dhateng larasing sekar ageng ingkang asri kagem ambawani gendhing” (mengerti akan irama tembang besar yang bagus untuk mengawali lagu),[11] yang boleh jadi menunjuk pada serat Sastrå Gendhing.

Ki Samin juga membaca karya dan tahu riwayat hidup Rånggåwarsitå seperti terbukti dari ucapannya “… Rånggåwarsitå piyambak sampun nglampahi, ngebleng kanthi angeningaken ciptå…” (… Rånggåwarsitå sendiri sudah menjalani, tidak makan garam dan bersemadi).[12]

Selanjutnya, ia mengajak orang meneladani hal yang baik dalam cerita pewayangan, misalnya “… tekadipun dhateng kasédan Sang Wiku Jamadagni punikå dipun cariyosaken wonten ing Serat Råmå“ {… tekad Sang Pendeta Jamadagni ingin meninggal (tanpa terikat oleh trilokå) itu diceritakan dalam Serat Råmå}.[13]

Oh ya, tentang Caringin, satu-satunya desa bernama ini yang saya ketahui hanyalah yang berada di Kecamatan Labuan, Kabupatèn Pandéglang. Lokasinya berjarak 43 km dari Kota Pandeglang atau sekira 66 km dari Kota Serang, ibu kota Provinsi Banten. Di Caringin, kira-kira pada tahun 1884, penduduk secara bergotong royong, dipimpin oleh K.H. Muhammad Asnawi bin ‘Abd al-Råhman, mendirikan Masjid Salafiah. Tidak jauh dari masjid ini, di tepi pantai, terdapat makam ulama tersebut, yang lebih dikenal sebagai Syèkh Asnawi Caringin,  yang wafat pada tahun 1356 H (1937 M).[14]

(Ki Slamet No One) ]



Sumber bacaan:
[1] Jamus Kalimåsådå itu jimat Puntådéwå, sulung Pandhåwå. Berkat jamus ini, ia selalu memeroleh perlindungan dan petunjuk ke arah kebenaran dan kesejahteraan. Sayang, yang dapat membaca jimat ini hanya para wali. Padahal, Puntådéwå baru bisa mati setelah tahu isi jamus tersebut. Karena itu, Puntådéwå hidup sampai zaman Demak. Ia baru bisa pulang ke haribaan Penciptanya setelah diwejang isi Jamus Kalimåsådå oleh Sunan Kalijågå. Jasad Puntådéwå, konon, dimakamkan di Masjid Demak, namun hal ini belum diselidiki kebenarannya. Lihat Drs. R. Soetarno A.K., Ensiklopedia Wayang, Dahara Prize, Semarang, cetakan keempat, 1994, halaman 238-239.
[2] Suripan Sadi Hutomo, op.cit., 1996, halaman 19-20.
[3] Sebenarnya istilah wangsit ini tak perlu dicetak miring. Dalam Tim Redaksi, Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat (KBBI-4), PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, cetakan pertama, 2008, halaman 1556 kolom 1, kata “wangsit” dimaknai “pesan (amanat) gaib”.
[4] Puntådéwå itu sulung Pandhåwå. Ia berdarah putih, titisan (awatara, avatar) Hyang Darmå. Karena itu, ia juga disebut Darmåkusumå. Namanya yang lain Gunåtalikråmå. Dalam pewayangan Sunda, ia lebih dikenal dengan nama Samiaji. Begitu juga sahabatnya, Prabu Kresnå, memanggilnya. Ia jujur dan sabar, tidak pernah marah. Permaisurinya dua: Dèwi Drupadi dan Dèwi Kuntulwilanten. Ia menjadi raja Amartå atau Indråprastå bergelar Prabu Yudhistirå. Setelah Baråtåyudå, ia menjadi raja Astinå, bergelar Prabu Kalimåtåyå. Soetarno A.K., op.cit., 1994, halaman 238-239.
[5]  Suripan Sadi Hutomo, op.cit., 1996, halaman 20.
[6]  C.L.M. Penders, op.cit., 1984, halaman 122, dengan mengutip J. Bijleveld, De Samin beweging, dalam Koloniaal Tijdschrift, 1923, halaman 16.
[7]  C.L.M. Penders, op.cit., 1984, halaman 122, dengan mengutip J. Bijleveld, op.cit., dalam Koloniaal Tijdschrift, 1923, halaman 10.
[8]  Suripan Sadi Hutomo, op.cit., 1996, halaman 38.
[9]  Suripan Sadi Hutomo, op.cit., 1996, halaman 38.
[10] Meski masih dipertanyakan siapa sebenarnya yang menulis serat ini, untuk sementara, kita terima saja fakta ini. Tentang perdebatan ini, dapat dibaca Yusro Edy Nugroho, Serat Wedhatama: Sebuah Masterpiece Jawa dalam Respons Pembaca, Penerbit Mimbar, Semarang, cetakan pertama, 2001, halaman 17-19.
[11] Suripan Sadi Hutomo, op.cit., 1996, halaman 38.
[12] Suripan Sadi Hutomo, op.cit., 1996, halaman 38.
[13] Suripan Sadi Hutomo, op.cit., 1996, halaman 38.
[14] Anonim, Buku Panduan MTQ Nasional XXII 2008 Serang Banten, Panitia, Serang, 2008, halaman 54. 
Nama

100 hari kerja,1,14 hari belajar di rumah,1,14 hari libur sekolah,3,7 Inisiatif Udara Bersih Jakata,1,abdullah hehamahua,1,Abu Nawas,2,adamas belva syah devara,2,Ade Armando,3,Agus Lennon,1,Ahimsa,1,ahli distribusi pangan,2,ahli hidrologi,2,ahli pangan,1,ahmad supari,1,Ahmad Yani,1,Ahok,4,air hujan,1,air putih,1,aisyah istri rasulullah,2,aksi cepat tanggap (act_ jakarta care line,1,aktivis,2,Aktivis Mahasiswa 1977-1978,1,Aktual,926,akuntabilitas penanganan covid-19,1,al ghazali,3,Al-Ghazali,1,alat pelindung diri (apd),4,aldi m alizar,1,ali bin abi thalib,2,alienasi,1,alissa wahid,4,Alumni UGM,2,amalan rasulullah,2,amerika serikat,2,amin rais,1,anak,1,anak buah kapal (abk),1,Anak yatim,2,ananta damarjati,9,anatasia wahyudi,41,andi taufan garuda putra,2,Angkringan,12,angkutan publik,1,Anies Baswedan,144,Anugerah Jurnalistik,1,apbn,4,aplikasi,1,aplikasi ruangguru,1,Artikel,27,Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI),1,asyariyyah,1,Atta Halilintar,2,Awalil Rizky,45,Babay Parid Wazdi,2,bada kupat,1,Badan Amil Zakat Nasional (Baznas),3,badan pembina ideologi pancasila (bpip),2,badan penyelenggara jaminan sosial (bpjs) kesehatan,1,Badan Usaha Milik Negara (BUMN),4,bahrul ulum,1,Balai Bahasa Jawa Tengah,1,bambang soesatyo,1,bandara halim perdanakusuma,1,bandit,1,banjir,13,banjir demak,1,banjir jakarta,6,banjir surabaya,1,Bank DKI,1,bank dki jakarta,3,bank indonesia,2,Bank Sampah,1,Banser,1,bantuan sosial (bansos),6,Barisan Jabar,1,Barisan Jateng,39,Barisan Jatim,3,Barisan Jogja,7,barisan kalimantan,1,Barisan News,1,barisan nusantaa,3,Barisan Nusantara,12,barisan nusantara muda menanam,2,barisan nusantara solo,1,Basket,1,batik semarang 16,1,Baznas (Bazis) DKI Jakarta,9,bekerja di rumah,3,belajar bahasa inggris,1,belajar dari rumah,1,belajar di rumah,1,beta wijaya,8,Betawi,4,bhima yudistira,1,binahong,1,Bioskop Rakyat,1,BJ Habibie,6,buah,1,Budaya,16,buku,1,bulan syaban,2,Bundaran HI,1,bus akap,1,bus feeder semarang,1,busthomi rifai,5,buya hamka,1,buya yahya,1,Buzzer,7,cabai,1,Cak Nun,2,calon presiden 2020,1,capres 2024,2,Car Free Day (CFD),1,cebong,1,Cerpen,1,Cheng Ho,1,choi pan goreng,1,Christmas Carol,1,cibubur,1,cipete selatan,1,City 4.0,1,covid-19,102,CPNS,1,cuaca ekstream,1,cuci tangan,1,cukong partai,1,current account,1,daerah,93,dana haji,2,danarto,1,darurat sipil,1,das serayu,1,daun sirih,1,demak,1,Demonstrasi,2,denny ja,1,Denny Siregar,2,Dewan Kesenian,3,dewan kesenian jakarta,1,Dewan Kesenian Semarang,1,dewan masjid indonesia,1,Dewan Pengupahan,1,dewan perwakilan daerah (dpd),1,dialektika,1,dinas bina marga,1,dinas kebudayaan,1,dinas pendidikan,1,dinas sosial,1,Disabilitas,1,Disertasi,2,disinfeksi,2,disinfektan,4,diskusi online,1,ditjen pendidikan islam,1,Djarum Foundation,1,dki jakarta,17,Doa,4,dokter,1,donald trump,1,dongeng utang,3,dprd dki jakarta,3,DPRD Jateng,1,dprd kota semarang,1,dr. sutrisno muslimin,3,drone,1,dua siklon tropis,1,E-Commerce,1,e-ktp,1,Edhie Prayitno Ige,1,Eko Tunas,5,ekonom jalanan,2,Ekonomi,62,ekonomi syariah,1,Entertainment,11,Esai,4,esensialisme,1,Fachrul Razi,2,fadjroel rachman,1,fakta,1,family farming,1,farid gaban,1,farouk abdullah alwyni,3,fasisme,1,fatimah,1,Felix Siau,1,Feminisme,1,Festival Teater,2,Film,4,Film The Santri,4,Filsafat,3,filsafat pendidikan,5,filsafat pendidikan islam,1,Flora dan Fauna 2019,1,flu,1,food station,1,forkompimko jakarta timur,1,formula e,1,forum honores kategori 2 indonesia (fhk21) pegawai honorer,1,Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB),1,foto,13,fraksi pkb,1,Freeport,1,Front Pembela Islam (FPI),3,gamelan,1,Ganjar Pranowo,1,gaya hidup,8,Geisz Chalifah,13,gender,1,generasi milenial,1,Gerakan Ansor Peduli,1,gerakan nasional pengawal ulama,1,gerakan persaudaraan muslim indonesia (gpmi),1,gerakan turun tangan,2,Gereja di Karimun,1,Gereja Katolik Santo Joseph,1,gerhana matahari,1,gerhana matahari cincin,1,germas berkat,1,gojek,1,gopay,1,gosok gigi,1,Gowes,2,Gowes Bareng Anies,2,GP Ansor,4,grab,1,gubernur dki jakarta,1,gugus tugas covid-19,1,Gundala,1,gunung merapi,1,guru,3,guru ngaji,1,gus baha,1,Gus Dur,5,Gus Mus,1,Gus Muwafiq,1,gus sholah,1,gus windu el hasmary,1,gusdurian,2,Habib Luthfi bin Yahya,1,hadits,3,haji,3,hand sanitizer,1,Hari Antikorupsi,1,hari buku nasional,1,hari buruh,1,hari lahir pancasila,1,hari peduli sampah nasional,1,hari pendidikan nasional (hardiknas),1,Hari Pohon Sedunia,1,hari puisi nasional,1,hari raya idul fitri,2,hari raya nyepi,1,Hasta Brata,1,herbal,3,Hersubeno Arief,39,hidrologi,2,hidroteknik,1,hidung pesek,1,hidup sehat,1,Hikmah,23,himpunan mahasiswa islam,5,Himpunan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini (HIMPAUDI),1,hindu tamil,1,hmi,5,Hoax,6,hodrometeorologi,1,Honorable Mention dari Komite Sustainable Award (STA),1,hotel grand cempaka,1,hujan,1,hujan malam malam,1,Hukum,9,hukum zakat,1,Humor,7,humor gus dur,1,ibadah haji,1,ibu,1,ibu hami,1,Ibu Kota,1,idul fitri,3,ihya ulumuddin,1,Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI),1,ikatan doketer indonesia (idi),3,ikatan sarjana nahdlatul ulama (isnu),1,iklan,1,imam al ghazali,1,imunitas,1,inalum,1,indo barometer,1,indobarometer,1,Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019,1,industri,1,industri pengolahan,1,Info Pangan Murah September 2019,1,infografis,27,Informasi,19,Inspiratif,13,Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),1,Institut Harkat Negeri,2,institut harkat negeri (ihn),1,Institut Media Sosial dan Diplomasi,1,Institut Teknologi Bandung (ITB),1,internasional,6,Internasional Book Fair (IIBF),1,investasi,1,ir soekarno,1,iran,1,istri,1,Iwan Samariansyah,1,jahe,1,Jakarta Aman,1,jakarta banjir,7,jakarta lockdown,1,jakarta macet,1,Jakarta Muharam Festival,6,jakarta pusat,1,jakarta ramah sepeda,1,jakarta tanggap darurat bencana,2,jakarta timur,1,jakarta tourism forum (jtf),4,Jakarta Urban Kampung Conference 2019,1,Jakbee,1,jakpreneur,1,jamaah tabligh,2,jamu,1,jamus kalimasada,1,Jantu Sukmaningtyas,3,jaringan gusdurian,4,Jawa,2,Joker,1,joko pekik,1,Jokowi,49,Jurnalistik,1,Kabinet Indonesia Maju,4,Kampus,6,kandank warak,2,kapitalisme,1,karl marx,1,Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU),2,Kartu Jakarta Pintar (KJP),1,kartu prakerja,2,kartu sembako,1,kawasan monas,2,kawasan perkotaan,1,kearifan lokal,1,Kebakaran,6,kebangkrutan negara,1,kebersihan,1,kebudayaan,2,kecerdasan,1,kekerasan anak,1,kelana siwi,1,kelenteng ancol,1,keluarga,3,kemacetan,2,Kementerian Agama,4,kementerian keuangan,1,kementerian luar negei (kemenlu) ri,1,kementerian pendidikan dan kebudayaan,3,kementerian pupr,1,kementerian riset dan teknologi (kemenristek),1,kementrian agama,1,Kemiskinan,2,Kepemimpinan,1,kepiting saos padang,1,kepulauan seribu,3,Keraton Agung Sejagat,1,Kesehatan,22,kesehatan gigi,1,kesejahteraan penduduk,1,Kesenian,8,ketahanan pangan,5,ketua mpr ri,1,ketupat,1,keuangan,1,kh hasyim asyari,1,kh sholahuddin wahid,1,kh. ahmad dahlan,1,KH. Hasyim Asyari,1,KH. Maimun Zubair,1,KH. Maruf Amin,1,Khazanah,38,Khilafah,1,khoirul hidayat,1,ki ageng selo,1,Kisah,11,kisah suskses,1,kolang kaling,1,Kolom,292,Kolonel Hendi Suhendi,1,Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia,1,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),7,Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI),2,Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI),1,Komunikonten,2,Komunitas Film,1,Komunitas Kaligawe,1,komunitas sepeda,1,kongres hmi ke XXXII,1,kongres umat islam,1,koperasi,1,korea utara,1,Korupsi,4,koruptor,1,krisis ekonomi,4,krisis indonesia,2,ktp elektronik,1,Kue,2,kuliah daring,2,Kuliner,9,Lampion,1,lazisnu jateng,1,lebaran,1,Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah (LAZIS),2,Lenong Betawi,1,lepat,1,lesbumi,1,lesbumi nu grobogan,1,libur sekolah,1,Lifestyle,60,limbah,1,Lingkungan Hidup,13,Literasi,3,Literasi Media,1,lockdown,12,logika,1,Lomba Baca Puisi,2,lombok,1,lpmk banjardowo,1,lpmk semarang,1,luhut pandjaitan,3,lukisan,1,Lukman Hakim Hasan,6,lukman wibowo,2,Lukni An Nairi,7,mafia minyak,1,Mahasiswa,9,Mahatma Gandhi,1,mahfud md,3,majelis nasional kahmi,1,majelis taklim bahrul ulum,1,Majelis Ulama Indonesia (MUI),6,Makanan,4,malam nisfu syaban,2,Malam Tahun Baru,1,malang,1,maneken,1,Mardigu Wowiek,1,marhaban ya ramadan 2020,1,Masjid,4,masjid agung sunda kelapa,1,masjid cut meutia,1,masker,4,matematika,1,may day,1,Media Sosial,7,megawati,1,melati air,1,meme,1,Menteri Agama,1,menteri kesehatan,1,menteri keungan,2,menteri koperasi dan ukm,1,merapi,1,merapi erupsi,1,milad hmi ke-73,2,milenial,2,mimbar virtual,5,mitigasi bencana,1,Mobil Esemka,1,Mobil Listrik,1,moda raya terpadu (mrt),1,moderasi agama,1,monas,2,moral hazard,1,muda melawan semarang,1,mudik,2,muhammad chozin,4,muhammad iqbal,1,Muhammad Natsir,1,muhammad said didu,4,Muhammad Syahrur,1,muhammadiyah,3,Muharram,6,Muktamar ke-34 NU,1,multikultural,1,Museum,1,Musik,3,Musik Klasik,2,musik religi,1,Muslim United,1,mw kahmi,1,nabi musa,1,Nadiem Makarim,4,Nadirsyah Hosen,1,Nahdlatul Ulama (NU),7,najwa shihab,2,nana akufo addo,1,nasi goreng,1,nasional,101,nasionalisme,1,Natal,1,nelson mandela,1,Neraca Pembayaran Indonesia (NPI),1,neraca transaksi berjalan,1,new normal,14,News,573,ngabuburit,1,ngehits,3,ngopi,1,ningsih tinampi,1,nissa sabyan,2,nitizen,1,novel baswedan,4,nu kota semarang,2,nu peduli covid-19,1,nurfadilah,1,nuzulul quran,1,nyadran,1,ojek online,2,Olah raga,3,oligarki,1,oligarki ekonomi,1,oligarki politik,1,omnibus law,2,Opini,88,orang orang maneken,1,organisasi kesehatan dunia (who),1,ott kpk,1,pagar nusa,1,paguyuban pedagang warteg,1,Pajak,1,pancasila,2,pandemi covid-19,10,Panel Surya,1,panembahan reso,1,pangan,4,panglima komando operasi pemulihan keamanan dan ketertiban,1,pantai tugulufa,1,Papua,7,parenting,2,partai amanat nasional (PAN),1,partai demokrasi indonesia perjuangan (pdip),5,Partai Gerindra,3,partai kebangkitan bangsa,4,Partai Nasdem,1,Partai Persantuan Pembangunan,1,partai politik,2,Partai Solidaritas Indonesia (PSI),1,paru-paru,1,pasar kaget,1,PD Dharma Jaya,2,Peci,1,Pedagang Kaki Lima (PKL),1,pegawai negeri,1,pekerja seni,2,pelajar jakarta,1,Pelantikan Presiden,1,pelayanan publik,1,pemakaman jenazah covid-19,2,pemakzulan presiden,1,pembatasan kegiatan masyarakat (pkm),1,pembatasan sosial berskala besar (psbb),16,pemilu 2024,1,pemimpin profetik,1,pemkot jakarta barat,1,Pemprov DKI Jakarta,5,pemuda pancasila,1,pemutusan hubungan kerja (phk),2,pendapatan negara,1,Pendidikan,51,pendidikan agama islam,1,Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),6,pendidikan esensialisme,1,pendidikan islam,1,pendidikan progresivisme,2,pendidikan seks,1,pendidikan sosialis,1,pendidikan usia dini,1,pendidikan virtual,1,penggali kubur,1,pengganguran dki jakarta,1,pengobatan alternatif,1,penguasa politik,1,penimbun masker,1,penimbun masker di tangkap,1,penyakit hati,1,penyakit masyarakat,1,pepatah jawa,1,perbankan,3,perhutani,1,perizinan,1,perkiraan cuaca,1,perpustakaan,2,persaudaraan alumni 212,1,pertamina,1,pertumbuhan ekonomi,2,perumda pasar jaya,1,petruk,1,petruk dadi ratu,1,physical distancing,1,pilkades kendal,1,pilwakot semarang,2,piter abdullah,1,pkb kota semarang,11,pkk,1,planetarium jakarta,1,polda jateng,1,Poligami,1,Polisi,3,Politik,27,polri,1,pondok modern gontor,1,pondok modern tazakka,1,Pondok Pesantren,6,pondok pesantren al fatah temboro,1,Pondok Pesantren Sidogiri,1,Pop Culture,1,portofolio,1,posko nu peduli,1,posko tanggap darurat,1,Prabowo Subianto,4,Prank,1,Prasidatama,1,Presiden,2,presiden ghana,1,presiden xi jinping,1,prie gs,1,pro demokrasi (prodem),1,produk domestik bruto (PDB),1,Prof. Dr. Aliyah Alganis Rasyid Baswedan,1,program padat karya tunai,2,psikologi,1,pt food station tjipinang jaya,1,PT Jiwasraya,4,pt pembangunan jaya ancol,1,puan nusantara,3,puasa,7,puasa ramadan,2,Puisi,27,puji hartoyo,1,pulang kampung,1,pulau jawa,1,punakawan,1,purbalingga,1,puskesmas,1,putri nur wijayanti,20,Quotes,1,quraish shihab,1,ra kartini,1,Radikal Islam,1,Raja Keraton Agung Sejagat,1,rak buku,1,ramadan,9,rapid test,1,rasio defesit apbn,1,rasio utang,2,Redaksi,2,refly harun,1,reformasi,3,Reklamasi,2,relawan gugus tugas covid-19,3,Resep Masakan,1,Resesi,9,resesi ekonomi,1,restoran,1,Reuni 212,4,revitalisasi kawasan monas,1,revitalisasi tim,1,revolusi,1,revolusi sosial,1,rindu biru,1,risma,1,riza patria,3,rob,1,Rocky Gerung,4,rofandi hartanto,4,Rokok,1,roni hidayat,1,rptra krendang,1,Ruang Baca Jakarta,1,Ruang Ketiga Jakarta,1,Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA),1,ruangguru,2,rumah buku,1,rumah sakit darurat corona virus,1,ruu haluan ideologi pancasila (hip),1,saat suharto,1,saat suharto amjad,1,sajak sekolah,1,salman dianda anwar,4,Sam Po Kong,1,samin surasentika,1,Sampah,4,santiga seafood,1,Santri,3,sarah keihl,1,Sastra,26,sate kuah pontianak,1,satpol pp,2,satu dekade gus dur,1,Sayembara Desain,1,sekolah,2,Sekolah Aman Asap,1,sekolah menengah kejuruan (smk),1,sekolah online,1,selempang wisuda,1,semarang hebat sodri,1,sembako,4,seni,3,seniman,3,Sepak Bola,1,Septic Tank,1,Sertifikat Tanah,1,shalat idul fitri,2,sigit dwi saputro,2,silaturahim virtual,1,silaturahmi digital,1,simpul indonesia,1,Singapore Institute of Planners (SIP) Awards 2019,1,Singkong,1,siti khadijah,3,skripsi,1,smait insan cendekia madani,1,smp bakti mulya 400,1,social distancing,1,Soeharto,1,solidaritas,1,Sosok,3,Sri Bintang Pamungkas,1,sri mulyani,8,stay at home,2,sudirman said,1,Sumpah Pemuda,1,Sunan Kalijaga,2,surat izin keluar masuk (sikm),2,surat utang,2,suryadi nomi,4,Susilo Bambang Yudhoyono,1,susu,1,syahrul efendi dasopang,1,syakir daulay,1,syekh abdul qadir al jilani,1,syiah,1,Tafsir,3,tahu gejrot,1,Tahun Baru Islam,1,taipan,1,Taman Impian Jaya Ancol,5,tamsil linrung,2,tan malaka,1,tanaman,1,tandon beras,1,tarekat cinta,1,Tari,2,Tasawuf,2,tatak ujiyati,39,teater,2,teater anak,1,teha edy djohar,1,Teknologi,3,telekomunikasi,1,tenaga medis,2,tendensi kesenian,1,Tentara Nasional Indonesia (TNI),1,terminal rawamangun,1,teten masduki,1,The Wall Steet Journal,1,tim,1,tim gubernur untuk percepatan pembangunan (tgupp),1,tim transisi,1,tiongkok,1,tips,1,tito karnavian,1,tki,1,togel,3,togel semarang,2,Tony Rosyid,33,Toto Santoso,1,toxic parent,1,trans jakarta,1,transaksi berjalan,2,transformasi fpi,1,transportasi,2,tsunami,1,Tumenggung Purbonagoro,1,Tumenggung Purbonegoro,1,tunjangan hari raya (thr),1,Turun Tangan,7,tvri,1,ubedilah badrun,4,uin walisongo semarang,1,ujian nasional (un),3,ular,1,ular sanca,1,umar bin khattab,1,umkm,1,Umroh,1,universitas al azhar mesir,1,Universitas Gajah Mada (UGM),2,Universitas Islam Indonesia (UII),1,universitas jenderal soedirman (unsoed) purwokerto,1,Universitas Suryakancana,1,universitas trunojoyo madura,3,update covid-19,25,urban farming,2,urbanisasi,1,usaha,1,usaha mikro kecil (umk),1,usaha mikro kecil menengah (umkm),7,Ustadz Abdul Somad,1,utang indonesia,1,Utang Luar Negeri Indonesia,3,uu karantina kesehatan,1,ventilator pasien covid-19,1,video,33,virus corona,50,Wakaf,1,Wakaf Produktif,1,wakil gubernud dki jakarta,1,walikota jakarta,1,walikota semarang,1,walkot farm,1,waluyo suryadi,1,Warak Semarang,1,Warak University,4,wardjito soeharso,1,warung kopi,1,wasiat allah,1,Wayang,5,wayang sadat,1,wedang ronde,1,whatshapp,1,wildan syukri niam,10,Wiranto,5,Wisata,8,Wisata Semarang,1,wisma atlet,2,wisuda online,1,work form home,2,ws rendra,2,Yaman,1,yanto,3,yanto phd,6,Youtube,5,yudian wahyudi,2,yusdi usman,3,zakat,2,zakat fitrah,2,zakat uang,1,zeng wei jian,1,Zodiak,1,Zuhud,2,Zulkifli Hasan,1,
ltr
item
Media Jaringan Nasional - Jarnas.id: Mengetahui Asal-Usul Suku Samin atau Saminisme
Mengetahui Asal-Usul Suku Samin atau Saminisme
Dari mana sebenarnya Kiai Samin Surasentika mendapatkan kitab yang berisi pokok ajarannya?
https://1.bp.blogspot.com/-poFBmDlcSOg/UlT0ORIrfHI/AAAAAAAACEU/KZQgG9x4TVc/s400/samin+2.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-poFBmDlcSOg/UlT0ORIrfHI/AAAAAAAACEU/KZQgG9x4TVc/s72-c/samin+2.jpg
Media Jaringan Nasional - Jarnas.id
https://www.jarnas.id/2020/03/asal-usul-suku-samin.html
https://www.jarnas.id/
https://www.jarnas.id/
https://www.jarnas.id/2020/03/asal-usul-suku-samin.html
true
5480613612464417000
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy