10 Puisi untuk Negeri Eko Tunas

Eko Tunas 10 PUISI UNTUK NEGERI Wajah Menggambar Sendiri Saya sering heran melihat begitu pintar orang menggambar wajah fantasi M...

Eko Tunas
10 PUISI UNTUK NEGERI

Wajah Menggambar Sendiri

Saya sering heran
melihat begitu pintar orang
menggambar wajah fantasi
Melukis muka dari yang asli
menjadi wajah yang beda
membuat saya tidak kenal

~ Mas Eko Sombong
+ Lo ini siapa
- Ursul Mas
+ Saya kira artis tadi
~ Arisan kali!

Sungguh saya pangling
juga rambutnya rebonding
pakai warna keemasan
Lalu busana bagai kemasan
yang menambah jadi makin
lebih hidup dari manekin

~ Mas Eko mau tanya apa
+ Ursul sekolah kecantikan?
~ Kursus masak iya
+ Atau pelukis barangkali
~ Peluk and kiss kali!

Sungguh saya kagum
ini benar era milenium
aroma keju mall dan parfum
Zaman bersih dari kotor
jadi cepat sebatas eskalator
kemiskinan tergerus traktor

~ Mas Eko tanya lagi dong
+ Bagaimana kamu bisa makan
~ Pakai gigi Mas
+ Maaf apa boleh cium?
~ Ah jangan nanti luntur..!

Semarang 4 Agustus 2017

Sepi

~ Kepada penyair sufi

Seharusnya kamu berterimakasih
kepada sepi. Sebab berkat jasanya
kamu banyak menulis puisi. Tidak memusuhinya dan membencinya dengan rasa sepi.

Tiap berpapas dengan sepi kamu
membuang muka. Padahal sepi
selalu menyapa: selamat malam
anak manis apa kabarmu di hari
yang sepi ini...

Apa salah sepi coba, memangnya
dia menistamu. Atau mengajakmu unjukrasa. Toh dia nggak meminta
imbalan apa pun dari sepi yang ia
berikan kepadamu.

Kalau kamu jadi sedih kalau kamu menangis gegara kedatangannya, mengapa kamu tertawa saat dia berpamit pergi. Itu kan kamu jadi nggak adil pada sepi.

Cobalah sekali waktu ajak si sepi minum kopi. Dia suka kopi dengan pahit sempurna. Menghirup pelan seirama angin dingin, serasa kopi
yang kamu hirup sepi.

Kamu pun menulis puisi dengan rasa sepi. Kamu lalu membacanya dengan kebahagiaan diri seorang penyair. Dan kala kau jadi bintang, kamu melupakan sepi.

Sungguh yang kamu lakukan pada sepi itu: jahat..!

Semarang 8 Juni 2017

Penyair Kopi

Penyair menuliskan rasa
bukan kata
Sebagaimana kopi bukan
yang di cangkir
Tapi saat kau menghirupnya
itulah kopi

Ibaratnya kopi di cangkir
itulah kata
Tapi saat kau merasakannya
itulah puisi
Terlebih saat kau meresapkan
nikmatnya dari Tuhan

Jadi rasa itu bukan di
diri kita
Bukan pula di luar
diri kita
Rasa ialah di antaranya
kita dan Tuhan

Itu mungkin sebabnya
penyair suka kopi
Merasakan pahitnya saat
menghirupnya
Lalu menulis puisi
dengan rasa

Penyair sadar hidupnya
bukan di otak
Bukan di jantung hati
tempat ego
Sebabnya toh otak banyak
di warung padang

Manusia dengan sendirinya
berotak
Manusia dengan sendirinya
berjantung hati
Tak lain sebabnya manusia
bukanlah robot

Nah mari kita minum kopi
bersama
Kemudian penyair akan kembali
sendiri
Menulis puisi dengan rasa
kopi pahit

Lalu mengapa kopi itu
pahit
Sebabnya hidup itu memang
pahit
Dan penyair mesti menulis
pahitnya hidup

Secangkir kopi bisa jadi
air biasa
Saat para kucing kerah
dan air jauh
Kau bisa guyur para kucing
dengan kopimu

Lalu berapa jumlah penyair
tanya Teha
Jawabnya tanyalah pada
diri
Apakah engkau penyair
atau kucing

Semarang 19 Mei 2017

Burung Ayah

Ayahku punya burung
namanya burung ayah
Tidak di dalam sangkar
tapi merasuk dalam angan
Aku sangat ingin melihatnya
tapi ayah janji melulu

Kata ayah burung itulah
yang menyebabkan aku ada
Setiap aku bertanya ibu
selalu beliau tertunduk malu
Kemudian berkata: burung ini
bukan burung biasa anakku

Satu hari ayah bawa burungnya
lalu memasangnya di dinding
Apakah bisa terbang tanyaku
dalam angan langit bebas
Terbanglah bersama kata ibu
tapi jangan terlalu tinggi

Bagaimana kalau aku jatuh
tanyaku lihat burung itu diam
Kau akan jatuh di pelukan ibu
tapi kau akan terbang sendiri
Kau akan jadi burung perkasa
dan namamu..ah rahasia...

Semarang 1 Juni 2017

Kematian

Aku ingin banget melihat matiku
saat aku meninggalkan jasadku
Aku lihat isteriku nangis sebentar
lalu sibuk di dapur seperti biasa

Dua anak perempuanku berdandan
lalu menyambut teman-temannya
Tiga anak lelakiku tertawa-tawa
sebab anak lelaki musuh bapaknya
"kalau tidak mau jadi apa kalian..."

Tetangga pun menata jenazahku
mengeluarkan kursi pasang tenda
Mereka bicara tentang penyakitku
kalau nggak sakit mana bisa mati

Saudara-saudaraku berdatangan
membawa makanan kesukaanku
Mereka lantas ramai merumpi
pamer sukses dan mobil baru
"aku pamer apa selain buku..."

Teman-temanku banyak bertaziyah
yang sibuk kirim karangan bunga
Mereka asik ngobrol ngalor-ngidul
tentang sifat kacau dan kocakku

Jenazahku pun dibawa ke makam
aku ikut mengarak paling depan
Bolehlah Tuhan kasih gerimis
supaya dramatis macam teater
"tanam jasadku tapi tidak berdiri..."

Kematianku kemudian diperingati
kolegaku membuat panggung seni
Ada baca puisi atau performance
sok dikait dengan jalan hidupku

Aku ngapain selain pamer lukisan
orasi, baca puisi, monolog lucu
Sebab tak seperti kalian pas-pasan
semua bisa kecuali pidato pejabat
"aku kan sangat disayang Tuhan..."

Semarang 3 Juni 2017

Balon Waktu

Anakku ada lima
rupa-rupa rupanya
Tiga lelaki dua perempuan
si bungsu malah kembar dampit
laki-laki perempuan
Semuanya hidup
tidak ada yang meletus

Kami menikah terlambat
aku tiga enam isteri tiga empat
Bahkan dua tahun tidak beranak
Eh setelah lahir anak pertama
terus jadi keterusan
Ya apa boleh buat
kami memang tidak ikut kabe

Wah bagaimana ini
mengurus anak lima
Isteri bekerja sampai sore
aku seniman rumahan
Ya sudahlah
aku jadi bapak rumahtangga
berpuisi sambil menjaga anak

Pernah kami punya pembantu
padahal kamar cuma dua
Satu saat dia menimang anak
menyuapi sambil berdendang
Aku deg-degan dengar suaranya
Waduh bagaimana ini
dia menyanyi lagu genjer-genjer

Anakku ada lima
nggak terasa sudah besar
sudah bekerja semua
Seperti baru kemarin saja
Satu saat mereka berembuk
lalu menyampaikan hasilnya
mulai kini bapak pensiun saja

Waktu terasa begitu singkat
apalagi setiap tiba lebaran
Anak-anak berkumpul
makan lontong opor bersama
lalu saling minta maaf
Aku diam-diam selalu membatin
waktu itu bagaimana rupanya

Apakah waktu ada lima
rupa-rupa rupanya
Jam, hari, minggu, bulan, tahun
Kadang ada juga yang meletus
entah bulan apa tahun berapa
Aku selalu lupa
pun mereka tak mengingatnya

Itu mungkin sebabnya
mengapa waktu cepat berlalu
Lalu aku makin tua
sebentar lagi meninggal dunia
Hari apa bulan apa
mungkinkah tanggal lima dan
aku serupa balon meletus...

Dor!
apa warnanya?

Semarang 3 Juni 2017

Malu

Ini 2017 sebelum 2018
menjelang 2019
Kita bahkan tahu apa yang akan terjadi ke depan
Bukan macam pembuat sejarah atau ramalan Jayabaya
Tapi justru karena kita penyair dan rakyat biasa sabar

Alkisah di ini negeri ma'nyos sang blasteran paman samtrump
Terajulah setiap muka pasang
topeng manusia
Pasang badan tidak hanya
para saudara oom
Tapi juga pedagang dari kedai
kopi hingga parlemen

Bukan sekadar teriakan jalanan
om tolalet om
Tapi milyar triliun atas setoran Partai Korupsi Indonesia
Yang sudah benderang atau masih di bawah meja
Tidak ada lagi etika politik
atau moral agama

Sekali lagi kita semua ini penyair
dan rakyat negeri
Kita tulis puisi yang kita percuma
dapatkan keindahan
Lalu rakyat dari hari ke hari
menanggung malu:
Nonton lakon keuangan yang
tidak adil dan tidak beradab

Halo dokter siapkan obat baru
untuk penyakit malu kami...

Semarang 24 Juli 2017

Selalu Ingin

: Ria Idroes, Hamzah Ismail, dan     saudara-saudaraku di Mandar

Aku selalu ingin menulis sajak paling sederhana untukmu
Tentang kota lalu kamu yang tinggal bekerja untuk anak
Tentang apa saja yang hadir dengan atau tanpa alasan
Di Mandar aku mengenal siapa maradia apa balanipa
Ikan tongkol dan sapi memberi makan Kahar Muzakar
Aneh ke sana aku selalu ingin pulang membawa kuda

Inditia tumuane banang pute sarana musik terbawa angin
Batok kelapa dan bambu jadi calong pengusir hama
Aku mandi di sungai bersama para ibu berkain cuma
Terdengar di televisi petani reformasi terjadi di negeri
Ini nagari pembuat pinisi berlayar sampai Madagaskar
Ingatlah kalian yang berseteru antara saudara sendiri

Inggo di linggo manggo nyanyi sunyi nelayan di tengah laut
Ini puisiku untuk mereka yang menarung nasib hidup mati
Baik buruk merekalah anak syairku dilampus waktu ruri
Dilampau kerja saudaraku di tanah-tanah dilupakan sejarah
O Tator Bugis dan saudara Amana Gapa para rakyat sejati
Di bahumu aku melihat nagari terpanggul menjadi negeri

Semarang 5 Oktober 2017

Heran

Heran saja ini jaman milenial
tapi kamu bicara kolonial
Di Batavia kapal berlabuh
dan kerja keras para buruh
Camar berkabar tentang kamu
tertunduk dalam hari terjemu

Napasmu terhela kata merdeka
terbebas dari tiang feodal
Tapi kapal baru dan ancaman
perang antar ras di tiap zaman
Gelombang laut di samodramu
lebih besar dari laut arafuru

Jadi apa terjadi di pantai utara
saat sejarah terbalik meraya
Anak-anak dari langit Jakarta
bertanya di tengah khaos kota
Kami sedang bergerak maju
tapi ke mana pikiranmu menuju

Semarang 17 Oktober 2017

Malam Merah

Tak ada malam di jazirah
Berat memanggul sejarah
Seperti katamu pada puisi
Hanya ada janji demarkasi
Atau beban ini jadi biasa
Antara bertahan atau binasa

Mengapa mesti mengada
Bukankah kita sungguh ada
Masih bertanya tentang sekutu
Padahal hakikatnya kita seteru
Hingga akhir kisah manusia
Selalu disesali karena tersia

Begitulah sejak adam makrifat
Yudha terjadi sepanjang hayat
Ialah karena beda jenis kelamin
Atau mazab alif hingga amin
Pun ideologi dunia diciptakan
Tak kan perang terselesaikan

Semarang 15 Oktober 2017
Nama

100 hari kerja,1,14 hari belajar di rumah,1,14 hari libur sekolah,3,7 Inisiatif Udara Bersih Jakata,1,abdullah hehamahua,1,Abu Nawas,2,adamas belva syah devara,2,Ade Armando,3,Agus Lennon,1,Ahimsa,1,ahli distribusi pangan,2,ahli hidrologi,2,ahli pangan,1,ahmad supari,1,Ahmad Yani,1,Ahok,4,air hujan,1,air putih,1,aisyah istri rasulullah,2,aksi cepat tanggap (act_ jakarta care line,1,aktivis,2,Aktivis Mahasiswa 1977-1978,1,Aktual,925,akuntabilitas penanganan covid-19,1,al ghazali,3,Al-Ghazali,1,alat pelindung diri (apd),4,aldi m alizar,1,ali bin abi thalib,2,alienasi,1,alissa wahid,4,Alumni UGM,2,amalan rasulullah,2,amerika serikat,2,amin rais,1,anak,1,anak buah kapal (abk),1,Anak yatim,2,ananta damarjati,9,anatasia wahyudi,41,andi taufan garuda putra,2,Angkringan,12,angkutan publik,1,Anies Baswedan,144,Anugerah Jurnalistik,1,apbn,4,aplikasi,1,aplikasi ruangguru,1,Artikel,27,Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI),1,asyariyyah,1,Atta Halilintar,2,Awalil Rizky,45,Babay Parid Wazdi,2,bada kupat,1,Badan Amil Zakat Nasional (Baznas),3,badan pembina ideologi pancasila (bpip),2,badan penyelenggara jaminan sosial (bpjs) kesehatan,1,Badan Usaha Milik Negara (BUMN),4,bahrul ulum,1,Balai Bahasa Jawa Tengah,1,bambang soesatyo,1,bandara halim perdanakusuma,1,bandit,1,banjir,13,banjir demak,1,banjir jakarta,6,banjir surabaya,1,Bank DKI,1,bank dki jakarta,3,bank indonesia,2,Bank Sampah,1,Banser,1,bantuan sosial (bansos),6,Barisan Jabar,1,Barisan Jateng,39,Barisan Jatim,3,Barisan Jogja,7,barisan kalimantan,1,Barisan News,1,barisan nusantaa,3,Barisan Nusantara,12,barisan nusantara muda menanam,2,barisan nusantara solo,1,Basket,1,batik semarang 16,1,Baznas (Bazis) DKI Jakarta,9,bekerja di rumah,3,belajar bahasa inggris,1,belajar dari rumah,1,belajar di rumah,1,beta wijaya,8,Betawi,4,bhima yudistira,1,binahong,1,Bioskop Rakyat,1,BJ Habibie,6,buah,1,Budaya,15,buku,1,bulan syaban,2,Bundaran HI,1,bus akap,1,bus feeder semarang,1,busthomi rifai,5,buya hamka,1,buya yahya,1,Buzzer,7,cabai,1,Cak Nun,2,calon presiden 2020,1,capres 2024,2,Car Free Day (CFD),1,cebong,1,Cerpen,1,Cheng Ho,1,choi pan goreng,1,Christmas Carol,1,cibubur,1,cipete selatan,1,City 4.0,1,covid-19,102,CPNS,1,cuaca ekstream,1,cuci tangan,1,cukong partai,1,current account,1,daerah,93,dana haji,2,danarto,1,darurat sipil,1,das serayu,1,daun sirih,1,demak,1,Demonstrasi,2,denny ja,1,Denny Siregar,2,Dewan Kesenian,3,dewan kesenian jakarta,1,Dewan Kesenian Semarang,1,dewan masjid indonesia,1,Dewan Pengupahan,1,dewan perwakilan daerah (dpd),1,dialektika,1,dinas bina marga,1,dinas kebudayaan,1,dinas pendidikan,1,dinas sosial,1,Disabilitas,1,Disertasi,2,disinfeksi,2,disinfektan,4,diskusi online,1,ditjen pendidikan islam,1,Djarum Foundation,1,dki jakarta,17,Doa,4,dokter,1,donald trump,1,dongeng utang,3,dprd dki jakarta,3,DPRD Jateng,1,dprd kota semarang,1,dr. sutrisno muslimin,3,drone,1,dua siklon tropis,1,E-Commerce,1,e-ktp,1,Edhie Prayitno Ige,1,Eko Tunas,5,ekonom jalanan,2,Ekonomi,62,ekonomi syariah,1,Entertainment,11,Esai,4,esensialisme,1,Fachrul Razi,2,fadjroel rachman,1,fakta,1,family farming,1,farid gaban,1,farouk abdullah alwyni,3,fasisme,1,fatimah,1,Felix Siau,1,Feminisme,1,Festival Teater,2,Film,4,Film The Santri,4,Filsafat,3,filsafat pendidikan,5,filsafat pendidikan islam,1,Flora dan Fauna 2019,1,flu,1,food station,1,forkompimko jakarta timur,1,formula e,1,forum honores kategori 2 indonesia (fhk21) pegawai honorer,1,Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB),1,foto,13,fraksi pkb,1,Freeport,1,Front Pembela Islam (FPI),3,gamelan,1,Ganjar Pranowo,1,gaya hidup,8,Geisz Chalifah,13,gender,1,generasi milenial,1,Gerakan Ansor Peduli,1,gerakan nasional pengawal ulama,1,gerakan persaudaraan muslim indonesia (gpmi),1,gerakan turun tangan,2,Gereja di Karimun,1,Gereja Katolik Santo Joseph,1,gerhana matahari,1,gerhana matahari cincin,1,germas berkat,1,gojek,1,gopay,1,gosok gigi,1,Gowes,2,Gowes Bareng Anies,2,GP Ansor,4,grab,1,gubernur dki jakarta,1,gugus tugas covid-19,1,Gundala,1,gunung merapi,1,guru,3,guru ngaji,1,gus baha,1,Gus Dur,5,Gus Mus,1,Gus Muwafiq,1,gus sholah,1,gus windu el hasmary,1,gusdurian,2,Habib Luthfi bin Yahya,1,hadits,3,haji,3,hand sanitizer,1,Hari Antikorupsi,1,hari buku nasional,1,hari buruh,1,hari lahir pancasila,1,hari peduli sampah nasional,1,hari pendidikan nasional (hardiknas),1,Hari Pohon Sedunia,1,hari puisi nasional,1,hari raya idul fitri,2,hari raya nyepi,1,Hasta Brata,1,herbal,3,Hersubeno Arief,39,hidrologi,2,hidroteknik,1,hidung pesek,1,hidup sehat,1,Hikmah,23,himpunan mahasiswa islam,5,Himpunan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini (HIMPAUDI),1,hindu tamil,1,hmi,5,Hoax,6,hodrometeorologi,1,Honorable Mention dari Komite Sustainable Award (STA),1,hotel grand cempaka,1,hujan,1,hujan malam malam,1,Hukum,9,hukum zakat,1,Humor,7,humor gus dur,1,ibadah haji,1,ibu,1,ibu hami,1,Ibu Kota,1,idul fitri,3,ihya ulumuddin,1,Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI),1,ikatan doketer indonesia (idi),3,ikatan sarjana nahdlatul ulama (isnu),1,iklan,1,imam al ghazali,1,imunitas,1,inalum,1,indo barometer,1,indobarometer,1,Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019,1,industri,1,industri pengolahan,1,Info Pangan Murah September 2019,1,infografis,27,Informasi,19,Inspiratif,13,Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),1,Institut Harkat Negeri,2,institut harkat negeri (ihn),1,Institut Media Sosial dan Diplomasi,1,Institut Teknologi Bandung (ITB),1,internasional,6,Internasional Book Fair (IIBF),1,investasi,1,ir soekarno,1,iran,1,istri,1,Iwan Samariansyah,1,jahe,1,Jakarta Aman,1,jakarta banjir,7,jakarta lockdown,1,jakarta macet,1,Jakarta Muharam Festival,6,jakarta pusat,1,jakarta ramah sepeda,1,jakarta tanggap darurat bencana,2,jakarta timur,1,jakarta tourism forum (jtf),4,Jakarta Urban Kampung Conference 2019,1,Jakbee,1,jakpreneur,1,jamaah tabligh,2,jamu,1,jamus kalimasada,1,Jantu Sukmaningtyas,3,jaringan gusdurian,4,Jawa,2,Joker,1,joko pekik,1,Jokowi,49,Jurnalistik,1,Kabinet Indonesia Maju,4,Kampus,6,kandank warak,2,kapitalisme,1,karl marx,1,Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU),2,Kartu Jakarta Pintar (KJP),1,kartu prakerja,2,kartu sembako,1,kawasan monas,2,kawasan perkotaan,1,kearifan lokal,1,Kebakaran,6,kebangkrutan negara,1,kebersihan,1,kebudayaan,2,kecerdasan,1,kekerasan anak,1,kelana siwi,1,kelenteng ancol,1,keluarga,3,kemacetan,2,Kementerian Agama,4,kementerian keuangan,1,kementerian luar negei (kemenlu) ri,1,kementerian pendidikan dan kebudayaan,3,kementerian pupr,1,kementerian riset dan teknologi (kemenristek),1,kementrian agama,1,Kemiskinan,2,Kepemimpinan,1,kepiting saos padang,1,kepulauan seribu,3,Keraton Agung Sejagat,1,Kesehatan,22,kesehatan gigi,1,kesejahteraan penduduk,1,Kesenian,8,ketahanan pangan,5,ketua mpr ri,1,ketupat,1,keuangan,1,kh hasyim asyari,1,kh sholahuddin wahid,1,kh. ahmad dahlan,1,KH. Hasyim Asyari,1,KH. Maimun Zubair,1,KH. Maruf Amin,1,Khazanah,38,Khilafah,1,khoirul hidayat,1,ki ageng selo,1,Kisah,11,kisah suskses,1,kolang kaling,1,Kolom,292,Kolonel Hendi Suhendi,1,Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia,1,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),7,Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI),2,Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI),1,Komunikonten,2,Komunitas Film,1,Komunitas Kaligawe,1,komunitas sepeda,1,kongres hmi ke XXXII,1,kongres umat islam,1,koperasi,1,korea utara,1,Korupsi,4,koruptor,1,krisis ekonomi,4,krisis indonesia,2,ktp elektronik,1,Kue,2,kuliah daring,2,Kuliner,9,Lampion,1,lazisnu jateng,1,lebaran,1,Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah (LAZIS),2,Lenong Betawi,1,lepat,1,lesbumi,1,lesbumi nu grobogan,1,libur sekolah,1,Lifestyle,60,limbah,1,Lingkungan Hidup,13,Literasi,3,Literasi Media,1,lockdown,12,logika,1,Lomba Baca Puisi,2,lombok,1,lpmk banjardowo,1,lpmk semarang,1,luhut pandjaitan,3,lukisan,1,Lukman Hakim Hasan,6,lukman wibowo,2,Lukni An Nairi,7,mafia minyak,1,Mahasiswa,9,Mahatma Gandhi,1,mahfud md,3,majelis nasional kahmi,1,majelis taklim bahrul ulum,1,Majelis Ulama Indonesia (MUI),6,Makanan,4,malam nisfu syaban,2,Malam Tahun Baru,1,malang,1,maneken,1,Mardigu Wowiek,1,marhaban ya ramadan 2020,1,Masjid,4,masjid agung sunda kelapa,1,masjid cut meutia,1,masker,4,matematika,1,may day,1,Media Sosial,7,megawati,1,melati air,1,meme,1,Menteri Agama,1,menteri kesehatan,1,menteri keungan,2,menteri koperasi dan ukm,1,merapi,1,merapi erupsi,1,milad hmi ke-73,2,milenial,2,mimbar virtual,5,mitigasi bencana,1,Mobil Esemka,1,Mobil Listrik,1,moda raya terpadu (mrt),1,moderasi agama,1,monas,2,moral hazard,1,muda melawan semarang,1,mudik,2,muhammad chozin,4,muhammad iqbal,1,Muhammad Natsir,1,muhammad said didu,4,Muhammad Syahrur,1,muhammadiyah,3,Muharram,6,Muktamar ke-34 NU,1,multikultural,1,Museum,1,Musik,3,Musik Klasik,2,musik religi,1,Muslim United,1,mw kahmi,1,nabi musa,1,Nadiem Makarim,4,Nadirsyah Hosen,1,Nahdlatul Ulama (NU),7,najwa shihab,2,nana akufo addo,1,nasi goreng,1,nasional,101,nasionalisme,1,Natal,1,nelson mandela,1,Neraca Pembayaran Indonesia (NPI),1,neraca transaksi berjalan,1,new normal,14,News,573,ngabuburit,1,ngehits,3,ngopi,1,ningsih tinampi,1,nissa sabyan,2,nitizen,1,novel baswedan,4,nu kota semarang,2,nu peduli covid-19,1,nurfadilah,1,nuzulul quran,1,nyadran,1,ojek online,2,Olah raga,3,oligarki,1,oligarki ekonomi,1,oligarki politik,1,omnibus law,2,Opini,88,orang orang maneken,1,organisasi kesehatan dunia (who),1,ott kpk,1,pagar nusa,1,paguyuban pedagang warteg,1,Pajak,1,pancasila,2,pandemi covid-19,10,Panel Surya,1,panembahan reso,1,pangan,4,panglima komando operasi pemulihan keamanan dan ketertiban,1,pantai tugulufa,1,Papua,7,parenting,2,partai amanat nasional (PAN),1,partai demokrasi indonesia perjuangan (pdip),5,Partai Gerindra,3,partai kebangkitan bangsa,4,Partai Nasdem,1,Partai Persantuan Pembangunan,1,partai politik,2,Partai Solidaritas Indonesia (PSI),1,paru-paru,1,pasar kaget,1,PD Dharma Jaya,2,Peci,1,Pedagang Kaki Lima (PKL),1,pegawai negeri,1,pekerja seni,2,pelajar jakarta,1,Pelantikan Presiden,1,pelayanan publik,1,pemakaman jenazah covid-19,2,pemakzulan presiden,1,pembatasan kegiatan masyarakat (pkm),1,pembatasan sosial berskala besar (psbb),16,pemilu 2024,1,pemimpin profetik,1,pemkot jakarta barat,1,Pemprov DKI Jakarta,5,pemuda pancasila,1,pemutusan hubungan kerja (phk),2,pendapatan negara,1,Pendidikan,51,pendidikan agama islam,1,Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),6,pendidikan esensialisme,1,pendidikan islam,1,pendidikan progresivisme,2,pendidikan seks,1,pendidikan sosialis,1,pendidikan usia dini,1,pendidikan virtual,1,penggali kubur,1,pengganguran dki jakarta,1,pengobatan alternatif,1,penguasa politik,1,penimbun masker,1,penimbun masker di tangkap,1,penyakit hati,1,penyakit masyarakat,1,pepatah jawa,1,perbankan,3,perhutani,1,perizinan,1,perkiraan cuaca,1,perpustakaan,2,persaudaraan alumni 212,1,pertamina,1,pertumbuhan ekonomi,2,perumda pasar jaya,1,petruk,1,petruk dadi ratu,1,physical distancing,1,pilkades kendal,1,pilwakot semarang,2,piter abdullah,1,pkb kota semarang,11,pkk,1,planetarium jakarta,1,polda jateng,1,Poligami,1,Polisi,3,Politik,27,polri,1,pondok modern gontor,1,pondok modern tazakka,1,Pondok Pesantren,6,pondok pesantren al fatah temboro,1,Pondok Pesantren Sidogiri,1,Pop Culture,1,portofolio,1,posko nu peduli,1,posko tanggap darurat,1,Prabowo Subianto,4,Prank,1,Prasidatama,1,Presiden,2,presiden ghana,1,presiden xi jinping,1,prie gs,1,pro demokrasi (prodem),1,produk domestik bruto (PDB),1,Prof. Dr. Aliyah Alganis Rasyid Baswedan,1,program padat karya tunai,2,psikologi,1,pt food station tjipinang jaya,1,PT Jiwasraya,4,pt pembangunan jaya ancol,1,puan nusantara,3,puasa,7,puasa ramadan,2,Puisi,27,puji hartoyo,1,pulang kampung,1,pulau jawa,1,punakawan,1,purbalingga,1,puskesmas,1,putri nur wijayanti,20,Quotes,1,quraish shihab,1,ra kartini,1,Radikal Islam,1,Raja Keraton Agung Sejagat,1,rak buku,1,ramadan,9,rapid test,1,rasio defesit apbn,1,rasio utang,2,Redaksi,2,refly harun,1,reformasi,3,Reklamasi,2,relawan gugus tugas covid-19,3,Resep Masakan,1,Resesi,9,resesi ekonomi,1,restoran,1,Reuni 212,4,revitalisasi kawasan monas,1,revitalisasi tim,1,revolusi,1,revolusi sosial,1,rindu biru,1,risma,1,riza patria,3,rob,1,Rocky Gerung,4,rofandi hartanto,4,Rokok,1,roni hidayat,1,rptra krendang,1,Ruang Baca Jakarta,1,Ruang Ketiga Jakarta,1,Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA),1,ruangguru,2,rumah buku,1,rumah sakit darurat corona virus,1,ruu haluan ideologi pancasila (hip),1,saat suharto,1,saat suharto amjad,1,sajak sekolah,1,salman dianda anwar,4,Sam Po Kong,1,samin surasentika,1,Sampah,4,santiga seafood,1,Santri,3,sarah keihl,1,Sastra,26,sate kuah pontianak,1,satpol pp,2,satu dekade gus dur,1,Sayembara Desain,1,sekolah,2,Sekolah Aman Asap,1,sekolah menengah kejuruan (smk),1,sekolah online,1,selempang wisuda,1,semarang hebat sodri,1,sembako,4,seni,3,seniman,3,Sepak Bola,1,Septic Tank,1,Sertifikat Tanah,1,shalat idul fitri,2,sigit dwi saputro,2,silaturahim virtual,1,silaturahmi digital,1,simpul indonesia,1,Singapore Institute of Planners (SIP) Awards 2019,1,Singkong,1,siti khadijah,3,skripsi,1,smait insan cendekia madani,1,smp bakti mulya 400,1,social distancing,1,Soeharto,1,solidaritas,1,Sosok,3,Sri Bintang Pamungkas,1,sri mulyani,8,stay at home,2,sudirman said,1,Sumpah Pemuda,1,Sunan Kalijaga,2,surat izin keluar masuk (sikm),2,surat utang,2,suryadi nomi,4,Susilo Bambang Yudhoyono,1,susu,1,syahrul efendi dasopang,1,syakir daulay,1,syekh abdul qadir al jilani,1,syiah,1,Tafsir,3,tahu gejrot,1,Tahun Baru Islam,1,taipan,1,Taman Impian Jaya Ancol,5,tamsil linrung,2,tan malaka,1,tanaman,1,tandon beras,1,tarekat cinta,1,Tari,2,Tasawuf,2,tatak ujiyati,39,teater,2,teater anak,1,teha edy djohar,1,Teknologi,3,telekomunikasi,1,tenaga medis,2,tendensi kesenian,1,Tentara Nasional Indonesia (TNI),1,terminal rawamangun,1,teten masduki,1,The Wall Steet Journal,1,tim,1,tim gubernur untuk percepatan pembangunan (tgupp),1,tim transisi,1,tiongkok,1,tips,1,tito karnavian,1,tki,1,togel,3,togel semarang,2,Tony Rosyid,33,Toto Santoso,1,toxic parent,1,trans jakarta,1,transaksi berjalan,2,transformasi fpi,1,transportasi,2,tsunami,1,Tumenggung Purbonagoro,1,Tumenggung Purbonegoro,1,tunjangan hari raya (thr),1,Turun Tangan,7,tvri,1,ubedilah badrun,4,uin walisongo semarang,1,ujian nasional (un),3,ular,1,ular sanca,1,umar bin khattab,1,umkm,1,Umroh,1,universitas al azhar mesir,1,Universitas Gajah Mada (UGM),2,Universitas Islam Indonesia (UII),1,universitas jenderal soedirman (unsoed) purwokerto,1,Universitas Suryakancana,1,universitas trunojoyo madura,3,update covid-19,25,urban farming,2,urbanisasi,1,usaha,1,usaha mikro kecil (umk),1,usaha mikro kecil menengah (umkm),7,Ustadz Abdul Somad,1,utang indonesia,1,Utang Luar Negeri Indonesia,3,uu karantina kesehatan,1,ventilator pasien covid-19,1,video,33,virus corona,50,Wakaf,1,Wakaf Produktif,1,wakil gubernud dki jakarta,1,walikota jakarta,1,walikota semarang,1,walkot farm,1,waluyo suryadi,1,Warak Semarang,1,Warak University,4,wardjito soeharso,1,warung kopi,1,wasiat allah,1,Wayang,4,wedang ronde,1,whatshapp,1,wildan syukri niam,10,Wiranto,5,Wisata,8,Wisata Semarang,1,wisma atlet,2,wisuda online,1,work form home,2,ws rendra,2,Yaman,1,yanto,3,yanto phd,6,Youtube,5,yudian wahyudi,2,yusdi usman,3,zakat,2,zakat fitrah,2,zakat uang,1,zeng wei jian,1,Zodiak,1,Zuhud,2,Zulkifli Hasan,1,
ltr
item
Media Jaringan Nasional - Jarnas.id: 10 Puisi untuk Negeri Eko Tunas
10 Puisi untuk Negeri Eko Tunas
https://4.bp.blogspot.com/-spAJgcxBvRI/WrnulaF_4SI/AAAAAAAAANM/QHVH5pwl1_ExO6J23G3w0lQW9MGojv8mwCLcBGAs/s320/FB_IMG_1522134562363.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-spAJgcxBvRI/WrnulaF_4SI/AAAAAAAAANM/QHVH5pwl1_ExO6J23G3w0lQW9MGojv8mwCLcBGAs/s72-c/FB_IMG_1522134562363.jpg
Media Jaringan Nasional - Jarnas.id
https://www.jarnas.id/2020/04/10-puisi-untuk-negeri-eko-tunas.html
https://www.jarnas.id/
https://www.jarnas.id/
https://www.jarnas.id/2020/04/10-puisi-untuk-negeri-eko-tunas.html
true
5480613612464417000
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy